Studi tentang belajar
dan proses pembelajaran
·
Hasil
umun dan khusus
Motorik kasar adalah
gerakan dengan menggunakan otot-otot besar,sebagian besar tubuh atau seluruh bagian
tubuh. Contohnya adalah berlari,duduk,loncat-loncat dan sebagainya.
motorik halus adalah
gerakan dengan menggunakan otot-otot halus atau hanya sebagian bagian tubuh.
Contohnya adalah : coret-coret,menulis,memindahkan benda,menggunting dan
sebagainya.
Belajar
Prinsip
belajar adalah konsep-konsep yang harus diterapkan didalam proses belajar
mengajar . Seorang guru akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik apabila ia
dapat menerapkan cara mengajar yang sesuai dengan prinsip-prinsip orang
belajar. Dengan kata lain supaya dapat mengotrol sendiri apakah tugas-tugas
mengajar yang dilakukannya telah sesuai dengan prinsip-prinsip belajar maka
guru perlu memahami prinisp-prinsip belajar itu.
Untuk belajar siswa harus mempunyai perhatian dan responsif terhadap
materi yang akan diajarkan. Jadi materi pembelajaran harus diatur sedemikian
rupa sehingga dapat menarik perhatian si belajar.
Semua proses belajar memerlukan waktu, dan untuk suatu waktu tertentu hanya dapat dipelajari sejumlah materi yang sangat terbatas.
Semua proses belajar memerlukan waktu, dan untuk suatu waktu tertentu hanya dapat dipelajari sejumlah materi yang sangat terbatas.
Belajar
motorik
belajar motorik
adalah proses perubahan individu baik berupa perilaku gerak maupun respon yang
relatif permanen sebagai akibat dari latihan dan pengalaman.
Belajar
motorik mempunyai sifat-sifat diantaranya adalah:
• Sebuah proses kejiwaan yang bersifat individual.
• Hasil langsung dari latihan dan adanya perubahan.
• Perubahan sebagai hasil belajar berupa kemampuan baru yang berlaku dalam waktu relatif permanen.
• Belajar motorik tak teramati secara langsung.
• Peristiwa itu hanya bisa dilihat dari perilaku atau kinerja seseorang.
• Belajar motorik menghasilkan kebiasaan.
• Sebuah proses kejiwaan yang bersifat individual.
• Hasil langsung dari latihan dan adanya perubahan.
• Perubahan sebagai hasil belajar berupa kemampuan baru yang berlaku dalam waktu relatif permanen.
• Belajar motorik tak teramati secara langsung.
• Peristiwa itu hanya bisa dilihat dari perilaku atau kinerja seseorang.
• Belajar motorik menghasilkan kebiasaan.
Terdapat berbagai jenis gerakan motorik :
·
Gerakan
terprogram
·
Gerakan
motorik halus : menulis, merangkai, melukis, berjinjit
·
Gerakan
motorik kasar : berjalan, merangkak, memukul, mengayunkan tangan
Hal yang banyak dipelajari adalah
·
Koordinasi
antara gerakan berbagai anggota tubuh pada olahragawan, penari atau pemain alat
musik, pengendalian gerakan motorik.
Refleks adalah gerakan
yang dilakukan tanpa sadar dan merupakan respon segera setelah adanya
rangsang[1]. Pada manusia gerak refleks terjadi melalui reflex arc, namun
refleks-refleks ini sangat penting artinya di dalam mendiagnosis dan
melokalisasi lesi neurologi.
Gerak refleks dapat
digunakan pada pemeriksaan neurologis untuk mengetahui kerusakan atau
pemfungsian dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.
Gerak refleks dapat
dilatih misalnya pengulangan dari gerakan motorik pada latihan olah raga atau
pengaitan dari rangsang oleh reaksi otomatis selama pengkondisian klasikal.
Motorik kasar adalah
gerakan dengan menggunakan otot-otot besar,sebagian besar tubuh atau seluruh
bagian tubuh. Contohnya adalah berlari,duduk,loncat-loncat dan sebagainya.
motorik halus adalah
gerakan dengan menggunakan otot-otot halus atau hanya sebagian bagian tubuh.
Contohnya adalah : coret-coret,menulis,memindahkan benda,menggunting dan
sebagainya.
Pengertian Motorik
Motorik adalah segala sesuatu
yang ada hubungannya dengan gerakan-gerakan tubuh.
Apakah motorik itu?
Bagaimana cara bekerjanya?
Yang dimaksud dengan motorik
ialah segala sesuatu yang ada hubungannya dengan gerakan-gerakan tubuh.
Dalam perkembangan motorik,
unsur-unsur yang menentukan ialah otot, saraf dan otak
Ketiga unsur itu melaksanakan
masing-masing peranannya secara “interaksi positif”, artinya unsur-unsur yang
satu saling berkaitan, saling menunjang, saling melengkapi dengan unsur yang
lainnya untuk mencapai kondisi motoris yang lebih sempurna keadaannya. Selain
mengandalkan kekuatan otot, rupanya kesempurnaan otak juga turut menentukan
keadaan. Anak yang pertumbuhan otaknya mengalami gangguan tampak kurang
terampil menggerak-gerakan tubuhnya.
Deskripsi
dan Teminologi
Ulama
yang mewakili beragam latar belakang profesi dan pencarian pribadi dan
kepentingan teoritis telah memberi kontribusi pada pengembangan ilmu
pengetahuan seputar pembelajaran motorik dan kinerja.harus cukup dimengerti
bahwa istilah hewan peliharaan dan ekspresi akan dikembangkan oleh
orang-orang.sering tugas similiat dan fenomena pembelajaran yang dimaksud dalam
cara yang berbeda.meskipun situasi ini dapat dimengerti, sering membingungkan
dan frustasi bagi kedua mahasiswa dan sarjana.
Misalnya, kami telah memutuskan
untuk menggunakan pembelajaran motorik panjang ketika berkaitan dengan
faktor-faktor situasional dan organismic dengan perolehan dan kinerja perilaku
yang umumnya tercermin oleh gerakan. pola umum dan keterampilan yang sangat
spesifik termasuk dalam studi jika belajar motor. kegiatan atletik, sekretaris,
pertanian, tari, musik, dan industri termasuk banyak otot tubuh yang lain
membutuhkan presisi terkoordinasi jika otot halus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar